Minggu, 13 Juli 2014

DRAMA UMMUL MUKMININ KHADIJAH RA


            Inilah drama singkat, yang mengisahkan tentang Ummul Mukmini Khadijah Al Kubra, seorang wanita yang dijuluki At Thahirah yang berarti suci .karena  Ia memiliki sifat selalu menjaga kehormatan, kemuliaan, dan kesempurnaan.
               
Khadijah adalah seorang janda kaya raya, hadijah merupakan teladan yang indah bagi kaum wanita Makkah baik dalam hal kedudukan, kemuliaan,maupun harta kekayaan. Ia memiliki perniagaan yang luas dan para pekerja yang terdiri dari orang-orang yang jujur dalam membawa barang dagangannya. Ia memberikan kepada mereka upah yang telah disepakati. Dalam masa itulah Khadijah mulai mengenal seorang pemuda yang terpercaya, Muhammad bin Abdullah.

Khadijah dikenal sebagai seorang wanita yang memiliki pandangan tajam dan firasat yang benar. Ia mendengar dan menyaksikan langsung informasi yang harum semerbak tentang Muhammad bin Abdullah dari pagi hingga sore hari. Akhlak Muhammad SAW dan sifat-sifatnya yang indah telah mengharumkan dunia serta memikat daya tarik. Maka Khadijah ingin agar Muhammad bin Abdullah SAW membawa barang dagangannya.

Khadijah              : Aku telah mendengar banyak tentang pemuda bernama Muhammad itu, kejujurannya, akhlak baik dan indahnya.
Pelayan                : sayapun demikian, Nyonyah.
Khadijah              : Pergilah kau ke Mekkah, temui ia dan sampaikan salamku padanya.
Pelayan                : Apa yang hendak anda sampaiakan?
Khadijah         : Sesungguhnya yang mendorongku untuk mengirim pelayan kepadamu adalah karena ada berita yang telah sampai kepadaku tentang kejujuran ucapanmu, besarnya amanatmu dan kemuliaan akhlakmu, maka saya akan memberikan kepadamu upah dua kali lipat dari yang biasa aku berikan kepada orang lain
Pelayan                : Akan saya sampaikan saat saya bertemu dengannya.
Khadijah              : Baiklah, terimakasih. Dan segeralah kau berangkat padanya, segera sampaikan padaku keputusannya.
Pelayan                : Dengan hormat.

[pelayan meninggalkan panggung, juga Khadijah]

Sesuai perintah, pelayan itupun menemui Nabi Muhammad SAW, dan menyampaikan amanah dari majikannya. Dan selang beberapa hari ia kembali menghadap pada Khadijah.

Pelayan                : Saya membawa kabar dari Muhammad.
Khadijah              : Katakanlah apa keputusannya.
Pelayan                : Ia menerima tawaran anda, Nyonyah. Dan besok akan mulai membawa barang-barang dagangan anda ke Syiria.
Khadijah              : Puji Tuhan.
Pelayan                : Saya sempat mendengar percakapan sebelum Muhammad menyetujui permintaan anda.
Khadijah              : Percakapan?
Pelayan                : Iya, sebelum menerima tawaran anda Muhammad meminta izin dulu pada Pamannya, Abu Thalib. Dan atas persetujuan pamannya itulah ia menerima tawaran anda.
Khadijah              : Sungguh santun.
Pelayan                : Betullah apa yang telah kita dengar selama ini, Nyonyah. Bahwa Muhammad itu memiliki akhlak yang sangat santun. Pamannya mengatakan, Ini adalah rezeki yang Allah kirim kepadamu, maka Muhammadpun menerima tawaran anda.
Khadijah              : Telah kuyakini Muhammad memang pemuda yang baik. Pergilah ke belakang, kau siapkan segala keperluan berdagang besok. Mereka
Pelayan                : Baik, nyonyah.


Esoknya Muhammad SAW benar-benar datang dan mulai membawa barang dagangan Khadijah Al Kubro. Dan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar